Advertorial Video

Bupati Pamekasan Mutasi 17 Pejabat Eselon III Dan IV

Seputar Jatim.Net - Pamekasan, Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Achmad Syafii hari ini akan melakukan mutasi jabatan di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Rabu (25/5/2016).
“Kalau tidak ada perubahan nanti siang pelantikannya akan digelar di ruang pertemuan rumah dinas Bupati,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Alwi Beiq.
Diakui oleh Alwi sampai saat ini dirinya belum mengetahui siapa saja yang akan dirotasi. Akan tetapi yang jelas menurut info yang berkembang sedikitnya 17 pejabat akan diambil sumpahnya.
“Maaf belum tahu siapa saja nama 17 pejabat itu, sebab belum mendapat bocoran,” tandasnya.
Sementara Joko Trisulo, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Pamekasan, juga memastikan soal informasi mutasi dan pelantikan tersebut setelah dirinya mendapat koordinasi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pamekasan.
“Ia memang benar hanya saja kami diminta untuk mempersiapkan protokoler dan acaranya saja,” ungkap Joko.
Berdasarkan data mediamadura.com beberapa kekosongan pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan, diantaranya Kepala Desa yang meninggal dunia untuk diisi pejabat sementara, Lurah Kowel yang dipecat karena poligami dan sejumlah Kepala Seksi di beberapa SKPD. (ADV/Rat)

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional CCFI




Pamekasan - SeputarJatim.net –  Bupati Pamekasan Achmad Syafii. kembali mendapat Prestasi tingkat nasional, Kabupaten Pamekasan mendapat penghargaan nasional bidang perpustakaan dari Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) di Bali, Sabtu (23/5) lalu.

Penyerahan penghargaan yang di gelar di Bali tersebut, diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan (Alwi Beiq). kegiatan yang diselenggarakan oleh Coca Cola Foundation Indonesia itu merupakan ajang Nasional dan sudah menjadi agenda tahunan. atas kepedulian dan komitmen yang tinggi terhadap pengembangan dan kemajuan perpustakaan daerah di Kota Gerbang Salam. Terbukti, dalam dua tahun terakhir Perpustakaan Pamekasan mengalami kemajuan yang pesat.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Perpustakaan Arsip Pamekasan Akhmad Zaini. Menurut dia, dalam dua tahun terakhir Perpustakaan Pamekasan sudah sederet dengan prestasi dan perhargaan lokal dan nasional.

”Yang terbaru adalah penghargaan dari Coca-Cola Foundation Indonesia di Bali,” ungkapnya kepada Seputar Jatim.net, kemarin (26/5) (ADV/ Rat)

Mantap! Kabupaten Pamekasan Kembali Raih Opini WTP dari BPK Jatim

  

Pamekasan (Seputarjatim.net) - Bupati Pamekasan sukses menerima penghargaan dari pemerintah atas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait laporan keuangan daerah, Selasa lalu (15/5).

Pemberian penghargaan itu setelah Pamekasan mendapatkan penilaian dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Perwakilan Jawa Timur. Dari penilaian tersebut, predikat  opini WTP diberikan pada Kota Gerbang Salam. Opini WTP sudah memenuhi kecukupan pengungkapan, kepatuhan perundangan dan pengendalian keuangan, serta efektivitas sistem internal.

Penilaian hingga mendapatkan WTP cukup panjang dan penghargaan WTP ini merupakan yang kedua kali diraih oleh pemerintah kabupaten Pamekasan. Sehingga patut disyukuri dan dibanggakan oleh masyarakat Kota Batik tersebut.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Pamekasan Taufikurrachman menjelaskan, opini WTP disampaikan BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diserahkan kepada Bupati Achmad Syafii. Penyerahan LHP berlangsung di kantor BPK Perwakilan Jawa Timur di Surabaya pada Jumat (15/5) lalu

Menurut Taufikurahman,  setelah 2011 penilaian auditor terhadap laporan keuangan pemkab turun satu tingkat menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Artinya, sebagian besar informasi dalam laporan keuangan bebas dari salah saji material kecuali untuk rekening atau item tertentu yang menjadi pengecualian. ”Ada ketidakwajaran yang kecil, namun tidak memengaruhi kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan,” jelas dia. (ADV/RAT)

Ratusan Kios Pasar Sedandang Pamekasan Ludes Terbakar


Seputar -  Pamekasan, Ratusan kios di Pasar Sedandang Kabupaten Pamekasan ludes dilalap Si Jago Merah, Jum'at (29/01/2016) sore. Pemilik kios pun berlarian menyelamatkan barang-barang mereka.
Proses penyelamatan barang-barang yang berada di dalam kios tersebut sempat membuat jalan di sekitar pasar sedandang macet sepanjang 10 Kilometer, hal itu disebabkan, karena lokasi pasar tersebut terletak di jantung kota Pamekasan. Selain itu, barang-barang yang masih bisa diselamatkan tersebut diletakkan sementara di bahu jalan raya oleh pemiliknya.
Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.20 WIB. Satat itu, para pedagang sedang sibuk beraktifitas. Namun,tiba-tiba terdengar ledakan kecil yang kemudian diketahui korsleting listrik dari salah satu kios.
Beberapa saat kemudian, korsleting tersebut mengeluarkan kobaran api dan menjalar ke ratusan kios di sekitarnya. sampai berita ini diturunkan api belum bisa dipadamkan, karena lambatnya mobil damkar yang disediakan oleh Pemkab Setempat.

Meskipun tidak ada korban jiwa, akibat kejadian tersebut, diperkirakan para pemilik kios mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Salah seorang saksi mata, Yanto (35), mengatakan, tidak tahun persis awal terjadinya ledakan, namun sebelum api membesar, dia mendengar ledakan kecil dari salah satu kios.
Seketika, pemilik kiospun berhamburan dan menyelamatkan barang-barang dari dalam kios serta berusaha untuk memadamkan kobaran api.
"Waktu itu, saya sedang duduk di depan rumah, ada ledakan dan kebulan asap, seketika itu juga saya berlari dan berusaha membantu menyelamatkan barang-barang di kios-kios," tuturnya, Kamis (29/01/2012). (Leni)

Hujan Deras Guyur Pamekasan, Sejumlah Titik Terendam Banjir

Seputar - Pamekasan, Akibat hujan deras yg mengguyur kota Pamekasan sejak pagi hingga siang hari membuat sejumlah perkantoran milik Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan terendam banjir. Rabu, (21/01/2016).

Menurut informasi yg berhasil di himpun seputarjatim.net, Perkantoran SKPD milik Pemda setempat, yg berada di jalan jokotole tersebut, sudah menjadi wilayah langganan banjir setiap musim hujan. namun, yang terjadi kali ini merupakan paling parah. Karena tingginya genangan air mencapai lutut orang dewasa. Kejadian tersebut, sempat menjadi tontonan warga dan pengguna jalan.

"Pemda timur memang sudah menjadi langganan banjir setiap tahun. padahal masih awal musim hujan," Ucap Yono, warga setempat, yang juga menyaksikan tingginya genangan air. 

Ditemui terpisah, Ketua Ormas Garuda Nusantara, Syaiful Apriliyanto, sangat menyayangkan kejadian (banjir .red) tersebut dibiarkan berlarut larut. Kurang lebih ada 9 kantor SKPD yang ada disana.  diantaranya, Dispenduk Capil, PU Binamarga, PU Cipta karya dan Tata Ruang, PU Pengairan, Bapemas,  UPT, Dinkes, BLH, dan BPBD. Ironisnya, sebagian besar kantor SKPD yang berada di jalan Jokotole tersebut adalah yang seharusnya berkompeten dan ahli di bidang penanggulangan bencana. Namun, terkesan tidak mampu mengatasi masalah tersebut. Meskipun tahun kemarin Pemkab sudah melakukan upaya perbaikan gorong gorong, dengan harapan bisa menanggulani banjir yg merendam kawasan itu. Namun, Upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

"Ironisnya, SKPD yang berkantor Pemda timur itu, mayoritas yang berkompeten dan ahli dalam menanggulangi bencana," Terangnya.

Dia menambahkan, sebagai kontrol sosial, pihaknya akan mendesak Pemerintah Kabupaten agar serius dalam menangani masalah tersebut, karena, jika hal itu dibiarkan terus menerus, pada akhir masyarakat yang akan dirugikan. Karena, usulan program perbaikan gorong gorong tahun kemarin oleh SKPD terkait dinilai tidak efektif dan gagal. Untuk itu, pihaknya berharap agar dilakukan perencanaan yang matang, jangan terkesan menghabiskam anggaran dengan percuma.

"Selanjutnya, Kami akan mempertanyakan ke SKPD terkait. Tentang program perbaikan gorong itu, " Imbuhnya.

Hujan lebat yang terjadi sejak pagi hingga siang hari di Kabupaten Pamekasan hari ini, tidak hanya mengakibatkan banjir di areal Perkantoran SKPD yang ada di jalan jokotole saja. Akan tetapi, di sejumlah titik juga mengalami hal serupa. Seperti yang terjadi di Desa Teja, puluhan hektar sawah yang ditanami padi terendam banjir. dan menurut prediksi, petani musim tanam tahun ini terancam gagal panen. (Leni)